Tuesday, March 6, 2007

A powerful earthquake in my hometown

Kampung halaman ku kembali berduka, belum kering airmata setelah istano basa pagaruyung terbakar beberapa hari yang lalu... kini ranah bundo kembali menangis. Gempa Vulkanik berskala 5.8 skala ricker telah meluluh lantahkan ranah bundo tercinta. Korban meninggal semakin bertambah, berita terakhir telah mencapai 58 orang yang meninggal dan tak terhitung yang luka-luka. Pusat gempa 18 km barat daya batusangkar. Dari tadi cuma raga ku yanga da disini tapi pikiran terbang jauh kesana, kampung halaman seakan memanggil tuk pulang...
dari komunikasi dg adikku, rumahku dan lapau ga apa², cuma barang pecah belah yg pecah, tapi rumah bako dibatu lipai rusak parah. Nanda bilang rumah Etek Mur dapur dan rumahnya terpisah, dapur sudah tak bisa digunakan lagi, sedangkan rumah Etek Man, 3 tiangnya roboh...Informasi lengkapnya belum bisa diperoleh, sebab komunikasi via HP terputus, tidak bisa konnect

0 Comments:

Post a Comment

<< Home